Review Yamaha carbon cleaner

salam 🙂

Sekedar berbagi cerita tentang produk Yamaha Carbon Cleaner bro, minggu pagi kemarin kilometer si Mio J menunjukkan angka 6850 petanda waktunya servis rutin bro, nanti ABI buat sendiri artikel ceritanya, balik ke topik diatas sehabis servis kok teringat produk yamaha yang katanya “sakti mandraguna” :mrgreen: kebetulan pas dibares Yamaha jadi ABI beli Carbon cleaner ini sekalian dengan harga Rp. 21.000,- oh iya carbon cleaner ini ABI beli untuk dipakai di newblade bro bukan untuk mio J. (lho kenapa kok dipakai di blade?) iya karena si blade mulai terasa gejala mbeler alias lelet kalau digas spontan dan kata blogger2 senior, produk ini bisa juga dipakai di motor 4 tak selain Yamaha 🙂

carbon cleaner ini 1 botol berisi 75 ml, cara pakainya dicampur/dimasukkan (isinya aja bro) :mrgreen: kedalam tangki dianjurkan volume BBM 3,5 sampai 5 liter.  frekuensi pemakaian untuk 3.000 km bro. terus fungsinya buat apa’an??

katanya” carbon Cleaner ini untuk membersihkan dari kotoran2 sisa pembaran yang menempel di dinding ruang bakar, kalau ruang bakar bersih dari kerak “katanya lagi” tarikan makin joss dan mantab :mrgreen:

okelah bro langsung aja berikut hasil dari tes dilapangan yang ABI lakukan kemarin : bahan bakar memakai premium full tank newblade sekitar 3,5 liter. yang paling terasa menurut ABI 10 km pertama adalah tarikan jadi ringan bin enteng trus nafas pergigi jadi lebih panjang daripada sebelumnya (dalam hati apa benar cairan ini “sakti” atau hanya sugesti ABI saja) 🙂 Newblade di geber lagi 20 km – 30 km, wah ternyata memang cairan ini (carbon cleaner) memberi pengaruh terhadap peforma mesin Newblade tarikan jadi lebih enteng trus nafas pergigi jadi lebih panjang. tapi entah bertahan sampai berapa km, kita lihat aja besok.

sekian review Yamaha carbon cleaner versi blogger nubi, untuk info lebih lengkap bisa dilihat disini  dan disini 🙂

semoga bermanfaat…

Iklan

29 comments

  1. bukan hal baru sebetulnya, Carbon Cleaner itu mengandung PEA (Polyether amine) senyawa yang biasa dipake untuk mobil2 di amrik karena Research Octane Number (RON) /oktan di amrik rendah (sekitar 86-87 ~ klo premium kita 88) yg berakibat mudah timbul kerak di ruang bakar…
    paling baik dipake untuk motor yang sering jajan di pinggir jalan, motor injeksi… karbu juga boleh… dengan catatan harus sesuai perbandingannya untuk hasil maksimal…
    yang bikin tarikan ngacir itu karena ruang bakar jadi bersih…

    *) bukan ngiklan 🙂

  2. tapi entah bertahan sampai berapa km, kalau kata si penjual sih bisa sampai 3000 km pemakaian <——

    maksude mungkin pakailah Carbon Cleaner untuk setiap 3000km pemakaian motor… 🙂 karena secara… PEA itu bercampur ma bensin, so kalo bensin habis ya PEA juga habis (logikanya)…

  3. Wah lama lama tertarik nih saya pake carbon cleaner
    tapi apa nanti gak timbul semacam kerak gitu bro habis pemakaiannya

    btw arek sidoarjo kah bro
    kapan2 kopdar ya
    ane taman pinang nih hehe

    1. kerak d bagian mana bro??? kl kerak di ruang bakar malah hilang bro 🙂 iya bro Abi arek sidoarjo, daerah pasar puspa agro jemundo, kl ga salah taman pinang daerah GOR Sda ya??? wokay bro rame2 tambah seru kmrn bro Z1rider jg ngajakin kopdar tp blm tahu kpn :mrgreen:

  4. Ane mau pakai untuk tiger revo, kapasitas tanki y lebih dri 10 liter,.. Klu pakai YCC 2 botol.. Apa hasil y lebih maksimal brur..???
    Mohon pencerahan y.

  5. ane dah coba pake ycc, jarak tempuh stelah di isi ycc smpai hari ni 48 KM,. hasil y biasa2 aja gk da yg berubah….

  6. Motor vixi gw juga pake ni barang tiap abis service, tapi susah juga buktiin efek langsung nya bener atau ga nya bikin tarikan lebih responsif 😀

Tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s